Tuesday, December 22, 2009

Blogpress in iPhone

Tuesday, December 22, 2009
I just bought this application, called blogpress for my iphone.

Since my inactivity in blogging is mostly due to the lack of time, so it should be the answer of it. Well, i hope so.

O ya, since I am blogging by tapping my iphone screen with my big thumbs, please understand for any typo ;p..

Okay let see how does it work ;)

Try foto upload :



And video upload :

- Posted using BlogPress from my iPhone

Monday, June 15, 2009

Gw cari Housemate nih!!

Monday, June 15, 2009
Ba ke kok.. dah lama gak ngeblog..

Akhirnyaa.. Aye lulus..

Akhirnyaa.. dapet juga rumah... lagi proses sih, mudah2an smuanya lancar..

Gw lagi kagak tau mo nulis paan, yang pasti lulus trus nganggur.. nah pas nganggur itu yang gak gitu enak euy.. rasanya pengen kuliah aja lagi.. huhuhuhu..

Anyway, to the point ajaa..

GW IKLAN YA...
Buat Nyari Housematee.. :)

Masalah harga jangan kwatir... bisa di nego kok.. tapi jangan banyak2 yaa.. :p

MASTER ROOM for RENT, SUPERB LOCATION AND SUPERB HOUSE

(iklan di rentinsingapore.com)

Call 90594690 (della), move in 24th of June , blk 664B jurong west st.63

For Female and Indonesian Only

All race and religion welcome

Sorry No Agent

Double : $480/pax [negotiable] -----> great for double

single : $910/pax [negotiable]

1 min to Boonlay MRT

1 min to JURONG POINT (FairPrice Xtra 24 hour, Bank, Gym, Fashion, Food, Furniture, GV, etc)

The Centris

1 min to BUS INTERCHANGE ( A lot of buses, go to anywhere all over singapore)

2 min to The Frontier Community Place (JW community Library + Medical Center + Sport facilities)

Jogging Track

Jurong SAFRA (Family clubhouse and playground)

Jurong Central Park



Big Living Hall

Beautiful decor and clean, nice ambient

High floor, 16th , nice view

Sound proof room + TV in the room = Get your own privacy







contact for more photos yaa.. :)

Monday, February 2, 2009

Pictures of Mine (Iseng)

Monday, February 2, 2009

Okay, here's the rule :
Use Google Image to search the answers to the questions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and post it as your answer. After that tag 7 people.

[Well, I was not just using Google search but also GettyImages.com, then I decided not to tag anyone, since I even didn't complete all questions.. :p ]

:: The Age Of the Next Birthday ::



:: The Place I'd Like to Travel ::
Hawaii Beach, as people said the best beach ever.. Well I Should be There, at least once before I die.

:: Favorite Place ::
Lee Wee Nam Library NTU, esp Level 5 quite zone, simply because they have a lot of power points ;p, pluss the Airconditioner is not toooo cold like in other places inside the library.


::  Favorite Food ::
Sate Padanglahh... Apa lagiii.... :P


 
:: Favorite Thing ::
My new Nikon D60

:: NickName I Had ::
IEN
:: Favorite Color ::
Gold, khusus buat tas, sepatu, anting. 




:: College Major ::
EEE donk !! My dream college major since I was in Secondary.  Specilized in Infocomm, tepatnya lagi Communication campur2 dikit ama Networking, karena setelah dipikir2 gw lebih semangat belajar Networking daripada Communication, jadi.. semester 1 subject lebih ke communication, tapi semester 2 subjectsnya lebih ke Networking.

:: Name Of My Love ::



Udah Ah, belajar dulu.. !!

Tuesday, January 20, 2009

Prostitute... What Shoud I ......??

Tuesday, January 20, 2009
Few Scratches before I get back to my FYP..

Prostitute, how should I react to them..

Fenomena jual beli tubuh sebenernya udah terjadi sejak lamaaaaa sekali, entah kapan mulainya, ada saja kemungkinan perdagangan tubuh ini sudah terjadi sebelum mata uang sebagai pengganti sistem barter ditemukan.



Pernah kemaren gw jalan2 sama temen, ke Geylang sana, ngeliatin cewek2 yang memilih untuk menjajakan tubuh.. (atau ga sengaja ya? ato terpaksa?), seriously gw amaze ama apa yang gw liat, selama ini yang gw tau, prostitute cantik2 itu cuma ada di pelem2. Cantik putih mulus seksi, gw pikir itu cuma karena dia artis aja, ato sekedar menambah nilai positif dari peran pelacurnya itu sendiri, jadi walaupun dia terkesan murah dan menjual diri sendiri hanya dengan 5-6 digit mata uang rupiah, atau sekedar 2-3 digit dolar, tapi paling tidak sebenernya dia cantik or whatever. Ahh.. nggak nggak, ternyata di dunia nyatapun cewek2 itu, yang menjajakan tubuhnya itu, cantik2 dan mulus2, gw yang cewek juga seneng ngeliatnya hehehe.. :p

Tidak hanya gw yang amaze sama kelebihan dari Allah yang mereka punya, tapi temen2 gw cewek lain juga, lahh kalo cowok mah kagak usah ditanya lagi lahyaa.. :p . Beberapa teman cewek ada yang ketakutan berada di lokalisasi itu, ada yang miris, ada yang seneng2 aja kayak gw. But still, ada satu pertanyaan temen gw yang sampai sekrang STUCK di kepala gw :
"Kalo ngeliat mereka, lo kasian ato gimana?"


Jawaban gw saat itu :
"Nggak, menurut gw itu mereka yang mau, gw rasa sesulit apa pun keadaan yang Allah kasih, kita masih bisa pilih pekerjaan lain, mungkin duitnya gak segede kalo ngelacur, tapi kan masih bisa... "


Tapiii.... gw sendiri pun ragu dengan jawaban gw sendiri...

Beberapa waktu lalu, gw juga baca sebuah artikel tentang Korean prostitute yang diperuntukkan American Troops, di Korea *humm.. sejarah gw jelek, emang Amrik pernah perang2 di Korea ya? anywaayy..*. Disitu gw baca, mereka dijadikan seperti komoditi. Jadi kayak barang, yang penting yang makenya seneng dan selamat, kalo barangnya rusak gak dipake, dibenerin dulu di bengkel baru deh dipake lagi. Eitss.. gw gak berlebihan, analogi barang itu bener2 yang terjadi buat mereka. Disaat mereka sakit, mereka bakal di-forced to get well soon, bakal di tempatkan barak tertentu sampai sembuh, diharapkan cepat, biar bisa dipake lagi. Kalo gak sembuh2, pokoknya harus sembuh, harus bersih, biar bisa dipake, namanya juga MAKSA. Perasaan di pelacur gak digubris lagi, tidurin sampai puas aja, ganti sini ganti sana. Errrghh.. kali ini gw miris baca artikel prostitute ini. Satu kutipan dari artikel yang gw masih inget : "Di saat perang itu, saya rasa kami adalah korban yang paling dirugikan, dibanding yang lain."

Artikel lain tentang jual beli tubuh dari Nytimes. Asia dengan prostitutenya dijadikan sebagai komoditi pariwisata, mungkin udah sering denger, baik secara legal ataupun tidak. *Mau di larang gimana juga, prostitute bakal selalu ada!* . Ternyata di KENYA, kejadiannya tidak terlalu jauh berbeda, parahnya di artikel itu diceritakan tentang CHILD SEX. Having sex with a child?? Ohh C'mon guys, What are you thinking??!!! Prostitutenya gak main2, para pekerjanya berumur sekitar 10 thun. Arghhh.... What can they feel about sex? Berhubungan sex sebelum umur 20 tahun aja, bisa menambah kemungkinan si cewek dapet kanker rahim, apa lagi 10 tahun?? Bisa robek rahim mereka!!!! Anak 10 tahun, bisa apa saat mereka di tidurin, 10 tahun? I bet they haven't ever watched porn, how could they know what they're doing. Arghh.. tapi masih ada saja yang mau beli. Otaknya bukan di dengkul lagi ya? di jempol kaki kali ya...!!!!

Nah kali ini, setelah gw baca artikel terakhir, reaksi gw MARAH.

Banyak banget reaksi tentang masalah ini, prostitute, bahkan dari satu otak pun.

Kalimat seperti : " But.. Still... They are prostitute!" Rasanya agak2 janggal di otak dan hati gw.
Kalo kita pake kalimat itu sebagai jawaban, prostitutenya bisa jawab balik donk : "But still... we are human being!!". huhuhu.. gak kelar2lah..

Mungkin kita memang harus melihat dari berbagai sisi bagaimana dia bisa sampai menjual diri.

Gak bisa dipungkiri, sebenernya ada kenikmatan tersendiri untuk melakukan hubungan sex, disaat seseorang bisa melakukan hubungan itu kapan saja dan dapat uang, sah2 saja kalo mereka memilih pelacur sebagai pekerjaan, baik full-time atau half-time. Untuk hal ini, gw memilih untuk melihat mereka dan pekerjaannya yang maaf ya, entah kalian simpan dimana norma2 itu? Well, itu kalo gw berdiri di kaki gw, tapi disaat gw berdiri di kaki mereka? Sama aja kayak seorang pembalap, yang hobinya ngebalap, mereka seneng waktu bisa balap2an, akhirnya menjadikan membalap itu sebagai perkerjaan. Mereka senang dan nikmat saat membalap, dapet duit lagi. Sama kan?? Jadii.. mungkin gw ambil reaksi, cool with them, it's just the path that you choose. And for this kind of situation, gw rasa tidak ada yang perlu diselamatkan atau diingatkan. Biarkan saja. Menilai ? ya silahkan saja. Cuma kalo ternyata memilih pelacur sebagai pekerjaan, kalo gw saran sih, siap2 deh ama kerjaan lain, soalnya pekerjaan ini hanya bisa bertahaan sebentar, gak lama, paling sekitar 10 tahun aja, itu juga kalo pelacurnya bisa jaga badan biar tetep seksiong..

Tapi ada kasus yang terpaksa. Dimana mereka miskin, butuh uang sekedar untuk makan, atau sekolah, mau gak mau *sebenernya sih bisa untuk gak mau yaa.. * mereka harus menjual diri dan melacur. Bayangin orang yang baru aja tertimpa musibah, duitnya ludes, dan butuh makan, tapi ogah mulung di tempat pembuangan sampah, atau ngamen di pinggir jalan. Alhasil pilih kerjaan penghasil uang cepat, LACUR. Orang2 kalo tertimpa musibah, emang kadang2 kalo mikir suka pilih cepet aja. Tapi menurut gw jalan itu sama sekali gak heroik, melacur untuk memenuhi kebutuhan keluarga, pengorbanannya terlalu besar, dan tidak heroik sama sekali. Gw yakin Allah gak pernah ngasih satu jalan aja buat suatu masalah. We can still choose another path.

Terpaksa, karena diculik dan segala macem. Kalo yang ini reaksi gw sedih. No more words. Ah.. If I can do something, I wanna do something, but what??!!

Pelacur itu gak selamamanya korban.
Pelacur juga gak selamanya harus dikasihani.
Pelacur gak harus juga didewakan.
Pelacur juga gak selamanya harus dipandang sinis.
Pelacur juga.. yahh masih manusia..
Masih banyak yang mungkin kita harus tau dibalik pelacur, sebelum bereaksi..

Ahh.. sebenernya kata pelacur pun berkonotasi negatif..

Sunday, January 11, 2009

It really came in a flash

Sunday, January 11, 2009
Have you ever wondered, how did the feelings come and go?

Banyak yang bilang sama gw, bahwa rasa itu datengnya lebih banyak karena biasa. 
Karena biasanya ketemu, biasanya ngobrol, biasanya ada 'dia', maka keadaan gak ada 'dia' adalah suatu hal yang janggal. Dan manusia tercipta untuk tidak terlalu menyukai hal2 yang janggal *well.. janggal for himself of course :P* . 

Belakangan gw suka mikir tentang bagaimana gw bisa suka sama orang. Gak cuma dalam hal 'relationship-between-a-man-and-a-woman', tapi juga dalam pertemanan, sahabat, dan keluarga2 yang kita pilih dalam hidup kita. 

Mungkin gw adalah orang yang gampang 'attach' dengan seseorang. Kadang kalo gw sreg sama orangnya, padahal cuma sebulan aja kita tidur bareng, gw bisa sayaangggg banget sama orangnya. Gw bisa percaya sekali dengan orangnya. Tanpa alasan dan tanpa paksaan. Begitu saja. Padahal ada teman yang lain, berteman bertahun2, ngobrol udah dari ujung merauke sampai irian jaya sana, tapi tetep aja rasa 'attach' itu gak ada. Kalo gw tilik lagi, orang2 yang gw bener2 merasa sayang itu tidak sedikit yang hanya memakan waktu sebentar. Bisa saja terjadi dalam satu tahun, satu bulan, bahkan beberapa hari saja. Tapi gw yakin akan apa yang gw rasa. Gw sayang. 

And I start to think then, it's not about the time. It's about feelings. 

Laki2 memang lebih menggunakan kepala mereka daripada hati, they say. Bagi laki2, mereka mungkin membutuhkan banyak alasan untuk 'sayang' atau lebih dari itu 'cinta'.

Tapi gw pribadi, I don't have a lot of reason to love somebody. I don't take a lot of time to love somebody. When I feel that is love, than it is, untuk teman, pacar, dan sebagainya.

Begitu juga dengan pergi. I never know when it is. Mungkin dalam sebulan, mungkin dalam waktu yang lebih cepat lagi. 
Kadang gw juga gak sadar, bahwa rasa itu sudah pergi dari kapan tauu.. Begitu saja. 

=)

Well, 
I was freaking out, about you
I was freaking out, for all people asking about me and you, and the fact that I know we're both not sure for each other.
I was freaking out, about the past and the hurt that I can still feel of.
I was freaking out, freaking out and freaking out.. 
about you, about me, not about us yet. 

I realize that, the feelings come in a flash.
I don't know, is it there yet... 
But If it is there already, I am not ready for the hurts. 

See, It come and go in a flash too... 

Welcome and Bye Bye

Monday, December 29, 2008

Cewek == Basically High Spender? Cowok juga kok!!

Monday, December 29, 2008
Desember.. !!!

Libur... !!

Artinya belanja.. !!!

=)



Ntah dapet darimana, tapi kebanyakan cewek emang hobi banget belanja. Kalo menurut gw sih, intinya karena barangnya cewek macem2, dan barang cewek itu from head to toe. Dari rambut ada yang namanya aksesoris, turun kebawah ada yang namanya kalung, dibawah lagi ada macem2 bisa dalam bentuk dress, dalam bentuk kaos *kaosnya bsa yang panjang, pendek, sedeng* , bisa dalem bentuk rompi, dalam bentuk celana atau rook, kebawah lagi ada yang namanya stocking atau legging dengan bentuk dan warna yang bermacam2, kebawah lagi ada yang namanya sendal untuk ke pasar, sendal untuk ke mall, sendal buat kuliah, sepatu sendal, ada yang datar ada yang ada yang pake heels, buat ke kantor, buat ke pesta, modelnya beda2, dan gak bisa saling pake. Jadi belanja buat cewek jelas menyenangkan dibandingkan buat laki2. Jelas satu alasan kenapa lebih banyak cewek yang hobi belanja di banding laki2.

Coba deh belanja buat laki2, baju dalam bentuk kaos ato shirt, paling2 dalam bentuk jacket. Celana cuma beda panjang atau pendek, kalo sepatu paling2 sepatu olahraga atau formal, mungkin ada waktu2 yang butuh sepatu semi formal, tapi gak butuh2 banget. Aksesoris, paling2 kacamata hitam, ikat pinggang, dan itu juga gak perlu banyak2 banget macemnya.
*ini sih buat laki2 kebanyakan ya, kalo bicara soal laki2 metroseksual pastinya bakal beda lagi.*

Kalo mo mencoba list barang2 yang dibeli cewek :

1. Aksesoris
Gw termasuk yang suka beli Aksesoris. Tapi gak pernah mo keluar duit terlalu banyak untuk aksesoris. Yang gw keluarin paling buat beli ANTING =D . Hobi banget kalo itu mah. Tapi anting tidak termasuk barang yang menurut gw harus mahal, karena kalo gw perhatikan, anting yang harganya mahal dan murah cukup sulit dibedakan. Jadi gw lebih memilih anting yang harganya tengah2, alias jangan terlalu mahal dan jangan terlalu murah. Kalo terlalu murah yang plastik2 gitu, kadang cepet rusak, padahal gw kan jarang pake anting, paling2 kalo mo pergi ke luar dan gak mungkin anting yang itu2 aja. Jadi sayang banget kan kalo cuma sekali pake trus rusak. Jangan terlalu mahal? Karena soalnya kalo bukan perhiasan beneran *as in emas* tapi harganya mirip2 ama emas, ngapain gw beli? mendingan sekalian gw beli emas sekalian buat investasi.
Biasanya gw keluar $5-$10 *budget anak kuliahan*. Tapi gak jarang sih gw beli yang harganya $15 - $20 *apalagi kalo gw lagi bete* . Tapi kadang kalo lagi jalan suka aja nemu yang murah banget, tapi gak keliatan murah barangnya, $5 for 3. Yippieee.. !! =P

2. Tas
Ini barang yang menurut gw paling gede pengeluarannya. Menurut gw susah banget nyari tas yang bagus dan terlihat mahal, dengan harga yang murah. Jadi kalo belanja tas, kadang2 baru keliatan bagus setelah dipake ama orang, alias pas di display di toko keliatannya biasa aja. Gw bisa ngeluarin *duh klo tas mah gw nyogok nyokaplah yaa* 500rbu-1jutaan rupiah. Dalam rupiah? soalnya gw gak kuat beli tas sendiri. Mahal boookk!! Kalo dalam tas, istilah ada rupa ada harga bener2 kejadian dalam hal pembelian tas.

3. Baju
Nahh.. kalo baju range-nya bener-bener besar. Bisa dari $10-$70. So far baju yang paling mahal gw beli sendiri sih sekitar $150 deh, dan itu baju blazer beserta roknya, sisanya gw beli baju yang biasa2 aja. Biasanya gw spend baju rata2 sekitar $20-$50. Tergantung kebutuhan sih, dan sebisa mungkin beli baju yang murah2 aja. Walau sering ngiler kalo ngeliat baju mahal2 nan bagus. Cuma yang namanya cewek gak kuat sama yang namanya SALE, kalo ada baju yang harganya $100 dan akhirnya didiskon besar, biasanya gw hesitate untuk tidak beli hahaha.. Kalo masalah baju, gw sering inget kata2 ibu :
" Bukannya ibu gak mo beliin kamu baju yang mahal2, tapi kamunya ntar yang susah kalo kebiasaan pake baju2 mahal, padahal gimana kamu di masa depan, hidupnya enak apa nggak, gak ada yang tau. Jadi kamu harus siap2 juga kalo hidupnya biasa2 aja, yang gak kuat beli baju mahal2."

Well, jadi emang sesuai umur gw juga sih. Kalo umur kayak sekrang sih, beli baju yang murah aja2. Kalo mo Zara, Mango, ato setipenya tunggu diskon deh, 40% ato kalo bisa 70% baru deh beli. Kalo dah kerja, entry level yang belinya ga usah nunggu diskon, kalo udah agak tinggian levelnya, beli deh apa aja yang lo mau! Hihihi

4. Sepatu
Termasuk barang yang range-nya besar juga. Pernah gw beli sepatu murahhhhhh banget semurah $7, bagus dan gak keliatan banget kalo harganya murah. Tapi ya ada rupa ada harga, cuma bisa bertahan 2 minggu aja! Paling mahal pengeluaran buat sepatu yang sendiri gw keluar $50an. Kalo di beliin ya beda lagi, =) kalo ayah lagi baek, ditarik2 dikit bisa nyampe Rotelli ato Nine West :P . Tapi rata2 gw biasa beli sepatu $20-$50, dan sama seperti baju, bagi gw sepatu harus bertahap juga.

Cewek basically spender?
Gimana dengan cowok coba?

Biasanya barang2 yang di beli cowok itu gadget.
Handphone, Games, Komputer, dan barang2 elektronik lainnya. Harganya pastinya jutaan juga.

Tapi bukan itu aja.

Cowok, kalo udah hobi smua juga di beli, harga gak pernah jadi masalah? Kadang kita *cewek* suka berkerut dahi kalo ngeliat barang2 yang dibeli cowok. Gitar yang bisa gini bisa gitu, pernah dimaenin ama ini ama itu, ato gitar yang suaranya bening lebih bening dari cewek *padahal kalo gw denger suaranya sama2 aja*, Drum yang suaranya bagus banget kalo di gebuk, Cymbal yang limited edition, ato apalah yang aneh. Walaupun harganya puluhan juta, masih aja dibeli.

Bukan gitu aja, masih ada tipe cowok yang pecinta game. Xbox dibeli, Wii dibeli, PS3 dibeli, akhirnya punya 33nya. Dan harganya jangan ditanya, silahkan gugel sendiri, pastinya mahal. Kadang di rumah udah punya PS3, tapi tetep aja beli PSP, katanya sih buat maen di jalan. Game PS3 yang gw tau, harganya sekitar $50-$80. Tapi ada juga game2 yang harganya sampe ratusan dolar, dan biasanya cowok masih juga beli.

Gak usah jauh2, cowok ama cewek kan butuh komputer. Tapi pengeluaran buat komputer di cowok bisa banyak banget. Mereka pengen yang VGA cardnya bagus buat maen game, jadi tambahlan uang buat dapetin VGA card yang bagus. Trus kebanyakan cowok butuh banget yang namanya SPEAKER, dan pengennya yang bagus. Butuh ini butuh itu, gak ngerti lagi deh gw.

Bokap gw termasuk penggila mancing. Dia bisa beli majalah pancing yang import langsung dari luar negeri *alias mahal*. Dia bisa beli pancingan seharga jutaan rupiah buat mancing. Dia bisa bolak balik jakarta pake pesawat, sewa kapal demi mancing di pulau seribu. Dia bisa bela2in demi hobi yang dia tekunin. Walau bagi kita; "kok segitunya?!", bagi dia ini hobi. Much more expensive dari hobi common-nya cewek2 yang biasa disebut SHOPPING.

Agak susah barang2 yang dibeli sama cowok. Selaen karena gw sendiri bukan cowok, tapi gw ngeliat justru barang2 yang dibeli cowok jauh lebih mahal dari cewek, walaupun mungkin jumlahnya gak sebanyak yang cewek beli. Tapi in terms of dollars, cowok tetap aja lebih mahal.

Jadi kalo cowok2 mulai bilang ngurus cewek itu mahal. Sebenernya mengurus laki2 sama saja mahalnya. Apalagi jaman sekrang udah banyak cewek yang bisa nyari duit sendiri, kalo belanja ya pake duit sendiri. Jangan sewot donk kalo kita belanja2 pake duit sendiri, kan gak nodong ama cowok2. =P


~~Post iseng di kala liburan
Hari pertama liburan, di Senci dapet Diskonan Zara
Hari kedua liburan, di Grand Indo dapet Diskonan Forever 21
Hari keempat liburan, di BSM dapet Diskonan di Mango

Hari kelima liburan, di Pasar Baru : dapet buanyakk ada baju, ada kain :D
dan sekarang lagi liat2 online shopping..
Udah ah.. Liburan kok jadi belanjaa!! ><

Sunday, December 21, 2008

Di Balik Bilik Perempuan

Sunday, December 21, 2008
Sering banget gw denger, *khususnya dari pihak laki2*, "Bukannya cewek yang susah dimengerti ya? A kadang artinya B, B kadang artinya C. Ribet?!"

Padahal, bagi cewek selalu ngeluh : " Asli gw kagak ngerti ama cowok, maksdnya apa sih?!"

Tapi sebenernya, pada dasarnya laki2 dan perempuan itu sama saja. Hanya saja prioritas dan interpretasi akan sesuatu hal berbeda satu sama lainnya. Paling tidak, itu yang gw percaya, walau sampai sekrang gw masih mencari2 seberapa sama ato seberapa berbeda laki2 dan perempuan. 

Men are from Mars and Women are from Venus, but both are leaving in the same planet: Earth!
 
Design by Pocket